Bahayakah Berolahraga dengan Perut Kosong Untuk Turunkan Berat Badan

7 Olahraga Peninggi Badan Untuk Kamu Coba

 


Memiliki badan yang tinggi merupakan suatu kebangaan tersendiri bagi sebagian orang. Sehingga, tak sedikit orang yang melakukan segala cara untuk bisa meninggikan tubuhnya.

Secara umum, tinggi badan biasanya diprediksi berdasarkan seberapa tinggi orang tuanya. Jika mereka tinggi atau pendek, maka keturunannya pun akan tumbuh sama seperti tinggi rata-rata orang tuanya.

Meskipun begitu, gen bukanlah satu-satunya bahan prediksi tinggi badan seseorang. Dalam beberapa kasus, seorang anak bisa saja tumbuh jauh lebih tinggi atau pun pendek daripada orang tua dan kerabat lainnya.

Berikut 5 faktor yang mempengaruhi tinggi badan

1. Nutrisi

Faktor pertama yang mempengaruhi tinggi badan adalah terpenuhinya kebutuhan nutrisi selama masa pertumbuhan. Pola makan yang didasarkan pada makanan utuh dan bergizi dapat memastikan badan akan tumbuh setinggi yang ditentukan oleh gen. Sebaliknya, pola makan yang buruk dapat membuat tubuh menjadi lebih pendek dibandingkan dengan orang tua.

2. Jenis Kelamin

Kemudian ada jenis kelamin menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi tinggi badan. Pada awalnya, anak laki-laki memiliki pertumbuhan yang lebih lambat dibandingkan dengan perempuan karena perbedaan waktu pubertas. Namun setelah dewasa, seorang pria cenderung menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan wanita.

3. Hormon

Selama masa pubertas, sejumlah hormon seperti tiroid, hormon pertumbuhan manusia, testosteron, dan estrogen memiliki peran penting untuk mengatur pertumbuhan tubuh manusia.

Namun jika salah satu dari hormon tersebut memiliki kelainan, maka akan mengubah pertumbuhan serta tinggi badan secara keseluruhan. Misalnya, anak-anak yang mengalami gangguan hipotiroidisme (tiroid rendah) atau kelenjar pituitari bisa memiliki tinggi badan yang lebih pendek dibandingkan dengan orang tuanya.

Meskipun jarang terjadi, ada juga kelainan hormon yang bisa membuat seseorang menjadi lebih tinggi dari yang seharusnya. Misalnya, gigantisme yang disebabkan oleh terlalu banyak hormon pertumbuhan manusia yang diproduksi oleh tumor kelenjar pituitari.

Setelah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi badan manusia, kini waktunya berusaha mendapatkan tinggi badan yang ideal. Hal itu bisa diwujudkan dengan olahraga sederhana yang bisa dilakukan di rumah saja.

7 Rekomendasi Olahraga Peninggi Badan yang Bisa Dilakukan di Rumah

1.  Lompat Tali

Lompat tali atau bisa disebut skipping merupakan olahraga yang dapat memberi banyak manfaat bagi tubuh, apalagi jika dilakukan secara rutin. Selain menyenangkan, lompat tali juga bisa membuat tubuh jadi lebih tinggi.

Caranya, pastikan kedua kaki melompat bersamaan dan fokuslah saat melakukan gerakan ini agar bisa meminimalisir resiko cedera. Durasi ideal bagi pemula adalah 10 menit. Namun jika sudah terbiasa, durasi bisa ditambah menjadi 15-20 menit setiap harinya.

2. Pull Up

Kemudian ada Pull up yang merupakan latihan kekuatan tubuh bagian atas. Olahraga peninggi badan yang satu ini memang terasa berat ketika dilakukan pertama kali. Namun seiring berjalannya waktu, Anda akan semakin terbiasa dengan beban olahraga yang satu ini.

Untuk melakukannya, Anda cukup mengangkat atau menahan badan sendiri dengan kedua tangan pada pull up bar. Lakukan olahraga ini secara rutin untuk menambah tinggi badan.

3. Push Up

Push-up termasuk olahraga ketahanan isometrik, yaitu gerakan yang dilakukan dengan menggunakan benda yang tidak bergerak guna memicu kontraksi otot tubuh.

Push Up biasanya digunakan sebagai gerakan olahraga untuk hukuman misalnya saat kegiatan Ospek dan lain sebagainya. Namun ternyata, Push Up sangat efektif untuk meninggikan badan loh.

Selain itu, otot-otot badan akan terbentuk jika Anda rutin melakukan gerakan ini. Ditambah gerakan ini sangat mudah dan bisa dilakukan di rumah, jadi sangat efektif dan tentunya tanpa alat tambahan.

4. Cobra Stretch

Cobra Stretch merupakan salah satu gerakan populer dalam gerakan yoga. Caranya pun cukup mudah. Mulailah dari  tengkurap pada matras atau lantai, kemudian letakkan tangan di bawah bahu dan jadikan lengan sebagai penopangnya. Angkat dagu dan lengkungkan tulang belakang sejauh mungkin selama 30 detik. Lakukan gerakan ini secara berulang sebanyak 3-4 set.

5. Side Stretch

Lanjut, ada Side Stretch yang bisa menjadi salah satu cara untuk meninggikan badan loh. Anda cukup berdirilah tegak dengan merapatkan kaki. Lalu, genggam tangan Anda dan bentangkan ke atas kepala. Setelah itu, tekuk tubuh bagian atas ke arah kanan. Tahan peregangan selama 20 detik, kemudian ulangi gerakan dengan arah yang berlawanan.

6. Pelvic Shift

Kebanyakan duduk dapat mempengaruhi tinggi badan. Selain itu, bentuk tulang belakang juga bisa berubah jika posisi duduk kita tidak tepat. Nah, inilah saat yang tepat untuk melakukan pelvic shift.

Sebab, olahraga ini bisa memperbaiki postur tubuh dan bisa membuat badan lebih tinggi. Selain itu, pelvic shift juga bisa meminimalisir dampak negatif dari duduk terlalu lama dengan melakukan olahraga ini.

Cara, Anda cukup berbaring dengan bahu yang menempel rata di matras dan rentangkan bahu ke samping dengan telapak tangan menghadap ke bawah. Tekuk lutut dan dekatkan ke area bokong, kemudian lengkungkan punggung agar panggul terangkat. Biarkan kaki dan bahu menopang berat badan Anda, dan lakukan posisi ini selama 30 detik kemudian ulangi.

7. Spot Jump

Terakhir, salah satu olahraga yang bisa meninggikan badan adalah spot jump. Gerakan ini sangat mudah dan bisa dilakukan dimanapun dan kapan pun.

Mula-mula, posisikan diri dalam keadaan jongkok, lompatlah setinggi mungkin, dan kembalilah ke posisi awal. Lakukan gerakan ini sesuai dengan kesanggupanmu dan nantinya tulang kakimu akan menjadi lebih panjang.

Ada satu kesamaan yang dimiliki semua olahraga ini, stretching. Inilah kunci mengapa kelima olahraga di atas bisa meningkatkan tinggi badan. Stretching inilah yang dapat membantu perkembangan tulang dan otot.

Itulah seputar informasi mengenai faktor hingga 7 rekomendasi olahraga peninggi badan yang bisa dilakukan di rumah. Tertarik untuk mencobanya?

Komentar